ANALISIS PENGEMBANGAN APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR

Dublin Core

Judul

ANALISIS PENGEMBANGAN APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR

Deskripsi

Pokok permasalahan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan aparatur sipil negara pada Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Aparatur Sipil Negara pada Kantor Kecamatan Tallo belum terlaksana dengan baik, ada beberapa pegawai pengembangan selama ini belum terpola sebagaimana mestinya, ini dikarenakan masih ada beberapa pegawai yang mengikuti diklat bukan berdasarkan kebutuhan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang lebih menekankan pada jenis penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan datanya dengan wawancara dan observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Aparatur Sipil Negara dari aspek on the job method dan off the job method menunjukkan hasil yang cukup baik, dimana pada aspek on the job method dengan 4 indikator yaitu rotasi jabatan, bimbingan, magang dan demonstrasi secara keseluruhan belum terealisasikan dengan baik. Pertama pada aspek rotasi jabatan pada pegawai dimana rotasi bukan hanya untuk sebuah penyegaran tetapi untuk pengembangan karir pegawai. Kedua pada aspek bimbingan dimana agar pimpinan lebih teratur dalam mengarahkan pegawai yang lain dalam menjalankan tugasnya. Ketiga pada aspek magang tidak terlaksana dikarenakan magang tidak diterapkan pada instansi pemerintahan. Dan yang keempat dari aspek demonstrasi dalam memberikan arahan atau mempraktekkan agar kedepannya jauh lebih baik lagi agar pegawai yang lama tidak selalu mengandalkan honorer dalam mengoperasikan komputer, untuk terus bisa beradaptasi dengan teknologi jaman sekarang agar terlaksana good governance. Kemudian pada aspek off the job method dengan 2 indikator yaitu pertama aspek pendidikan dan pelatihan dimana kedepannya pemberian diklat bisa menyeluruh bahkan untuk pegawai honorer, hal ini agar pemerataan pemahaman pegawai dalam melaksanakan tugas bisa berjalan dengan baik. Dan yang kedua dilihat dari aspek pendidikan formal agar kedepannya berjalan dengan baik denngan adanyanya motivasi diri dan motivasi dari pimpinan agar pegawai yang lain ingin melanjutkan pendidikan yang bertujuan untuk pengembangan karir dan pengembangan kompetensi.

Pembuat

Asmaul Husnah
Muttaqin

File PDF Item Type Metadata

Number of Attachments

1