Strategi Pemasaran Pendidikan Vokasi di Indonesia

Dublin Core

Judul

Strategi Pemasaran Pendidikan Vokasi di Indonesia

Deskripsi

Pendidikan vokasi merupakan solusi kebutuhan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif yang harus dibarengi dengan sosialisasi yang massif sehingga menjadi populer di masyarakat melalui strategi pemasaran yang efektif. Salah satu caranya adalah melalui bauran pemasaran terintegrasi yang terdiri dari 9P (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, productivity and quality, power). Untuk itu penelitian ini ditujukan untuk menganalisis strategi pemasaran pendidikan vokasi di Indonesia.
Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode wawancara dan telaah dokumen. Sampel penelitian ini adalah Politeknik Negeri Semarang, Politeknik ATK Yogyakarta, dan Politeknik Negeri Malang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek produk, kurikulum menawarkan 60 % praktik dan 40% teori dengan fasilitas pendidikan yang sangat memadai. Melalui aspek price, perguruan tinggi menetapkan uang kuliah tunggal dan ada beberapa tingkatan disesuaikan dengan beberapa tingkatan dana pendidikan disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa dan ketersediaan beasiswa. Mengenai aspek promotion, komunikasi dan penyebaran informasi dilakukan melalui media promosi digital yang online dan terintegrasi. Sedangkan aspek place, lokasi Perguruan Tinggi kurang strategis, tetapi masih mudah dijangkau kendaraan umum. Dalam aspek process, proses penyelesaian studi tepat waktu karena adanya sistem paket. Kemudian aspek people, dosen berpendidikan minimal magister dan tenaga kependidikan berpendidikan minimal diploma tiga dengan kemampuan kompetensi handal dibidangnya. Tentang aspek physical evidence, ketersediaan sarana dan prasarana lengkap dan diletakan dalam ruangan kondusif. Dari aspek productivity dan quality, yaitu serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja diatas 75% dengan rata-rata IPK 3,2. Terakhir aspek power, telah ada kerjasama baik dengan pihak dari dalam dan luar negeri, dan tiap perguruan tinggi memiliki branding yang khusus. Penelitian ini merekomendasikan bagi pengambil kebijakan yang terkait dengan program pendidikan vokasi agar memperhatikan aspek strategi pemasaran utamanya bauran pemasaran dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Pembuat

Prof. Dr. Ismail Said, SH. M.Hu
Nuraeni Sayuti, SE., M.Si
Dr. Najmi Kamariah, SE., M.Si
Ahsan Anwar, SE., M.Si
Astriana, SE., M.Si
Eljihad Akbari Syukriah M
Sandy
Ashar Muhammad
Nur Arkam

Tanggal

2018